jueves, 23 de junio de 2011

Wawancara dengan Cesc Fabregas

Saya beruntung. Tidak. Saya sangat beruntung mendapatkan kesempatan wawancara eksklusif dengan Francesc Fabregas siang itu 22 Juni 2011 di salah satu hotel di Jakarta. Lima belas menit berlalu begitu cepat bagi kami lima orang jurnalis dan seorang Cesc yang mengisi percakapan dengan cukup banyak senda gurau. Satu hal yang membuat sesi ngobrol-ngobrol kurang berjalan asik adalah, aturan-aturan main panitia yang membatasi waktu, pokok bahasan, dan gerak-gerik kami.

Walaupun begitu, cukuplah bagi saya waktu seperempat jam itu untuk menilai bahwa Cesc Fabregas adalah sosok pria rendah hati, murah senyum, dan berdedikasi tinggi. Berikut adalah cuplikan-cuplikan respon menarik dari pemain nasional Spanyol yang turut membawa negaranya meraih Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010.

"Saya berkembang karena menghabiskan waktu berjam-jam bermain bola di jalan."

"Disiplin adalah sesuatu yang selalu saya miliki."

"Saat saya berusia enam tahun dan akan bertanding esok harinya, ibu ingin mengajak saya ke McDonald lalu saya berkata: Jangan mam, berikan saya salad, berikan saya ikan, saya butuh protein untuk besok."

"Teman-teman saya sangatlah penting karena saya kenal mereka sejak kecil, sejak sekolah, dan saya memiliki teman-teman yang sama (sampai sekarang)."

"Hidup adalah tentang membuat keputusan, dan membuat keputusan yang tepat tidak pernah mudah. Kamu tidak akan tahu apa yang terbaik jadi kamu harus membayangkan apa yang dapat terjadi di kedua sisi, dan dengar apa kata hatimu. (Keputusan) itu bisa jadi salah, tetapi setidaknya kamu telah melakukan apa yang kamu pikir terbaik untukmu."

Bersama Anak-anak Indonesia di London
foto oleh Matheos V. Messakh (The Jakarta Post)
"Saya suka banyak sepakbola dan berusaha untuk belajar dari tim-tim terbaik."

"Saya sangat suka dan kangen sepakbola Spanyol, walaupun saya tidak pernah bermain di sana (secara profesional)."

"Saya menonton beberapa pertandingan terakhir tim muda Under-21 Spanyol di Piala Eropa. Mereka terlihat lebih nyaman dibandingkan tim-tim lainnya. Saya pikir hal terpenting dalam pengembangan sepakbola Spanyol adalah filosofinya. Semua tim, semua manager di Spanyol selalu memainkan gaya sepakbola yang serupa di La Liga. Pemain-pemain muda ini banyak yang bermain di sana dan terbiasa bermain di pertandingan besar."

"Saya sangat suka anak-anak kecil. Mereka sangat penting karena mereka adalah masa depan. Masa depan sepakbola, juga masa depan dunia."

"Ketika saya kecil, saya selalu ingin bertemu pemain sepakbola yang dapat memberikan inspirasi bagi saya."

"Bagi saya Barcelona adalah tempat terbaik. Seluruh keluarga dan teman-teman saya di sana, dan di sana saya dapat beristirahat dari sepakbola. Saya tinggal sedikit jauh dari kota, di sebuah kota kecil dan hidup di sana sangat fantastis."


*)Cesc Fabregas datang ke Indonesia dalam rangkaian acara promosi sebuah produk makanan yang menunjuknya sebagai ikon.

domingo, 19 de junio de 2011

Adrián López: Mesin Gol Spanyol Jr.

Akhir-akhir ini saya rajin mengikuti perjalanan tim muda Spanyol dalam kejuaraan Euro U-21. Juan Mata yang sudah bergabung dengan tim senior jelas terlihat memiliki kemampuan individu dan visi pertandingan yang baik. Namun, ada seorang pemain lain yang patut mendapatkan apresiasi atas kontribusinya yang luar biasa. Tiga gol dalam tiga pertandingan di grup B datang dari kaki seorang Adrián López. Siapakah dia?

Bernomor punggung "7", berasal dari Asturias, dan mesin gol tim nasional, Adrián mengingatkan saya pada seniornya, David Villa. Dua gol yang dihantarkan ke gawang Ceko menunjukkan ketenangan dan ketepatan tembakan (shooting) pemain depan Deportivo La Coruña ini. Pada laga berikutnya kontra Ukraina, kembali ia memperlihatkan kecerdikannya mengambil posisi serta kecepatannya untuk menyapu umpan ke depan gawang dari Thiago. Dengan prestasinya ini, layak rasanya menempelkan atribut striker bintang masa depan Spanyol.

David Villa Masa Depan?
Adrián López Álvarez, lahir pada 8 Januari 1988 di Teverga Asturias, merupakan asuhan akademi sepak bola Real Oviedo. Ia mendapatkan kesempatan bermain profesional pada tahun 2004, hingga akhirnya pindah ke klub La Liga Deportivo La Coruña pada 2006. Pada musim 2006/2007, Adrián berhasil mencetak gol ke gawang tim besar FC Barcelona di Camp Nou, walaupun Deportivo kalah pada pertandingan itu.

Pada dua musim berikutnya, berturut-turut Adrián dipinjamkan ke Deportivo Alavés dan Málaga CF. Ia kembali ke La Coruña musim 2009/2010 dan mulai mendapat tempat pada tim utama. Pada musim 2010/2011 tercatat Adrián membukukan total delapan gol.

Sejak tahun 2005, Adrián dipanggil untuk memperkuat tim nasional Spanyol U17, U19, U20, dan akhirnya U21. Ketika memperkuat Spanyol U20 pada FIFA World Cup tahun 2007, pemuda dengan tinggi 180 cm ini berhasil mencetak hat-trick dalam rentang waktu hanya 10 menit! Dengan koleksi lima gol, Adrián menerima penghargaan sepatu perak pada ajang tersebut.

viernes, 10 de junio de 2011

Tapas: Dari Tutup Gelas Hingga Budaya Dunia

Layaknya masuk ke restoran Padang, anda disuguhkan makanan dalam jumlah kecil yang diletakkan pada piring-piring berukuran kecil pula jika berkunjung ke restoran tapas. Yap! Inilah salah satu budaya gastronomi Spanyol yang sudah mendunia. Namun, bagaimanakah asal-usulnya?

Tapas Sebagai Pelengkap Minuman
Tapas diciptakan seturut kebijakan yang dikeluarkan oleh Raja Alfonso X pada abad 13 sebagai usaha pencegahan permasalahan alkohol. Raja ini melarang penghidangan anggur (wine) bila tidak ditemani oleh suatu makanan. Para petugas katering kemudian mulai menghidangkan makanan, seperti roti, keju, sosis darah (black pudding), dan lain-lain menutupi bagian atas gelas. Sejak itulah makanan disebut "tapa" yang artinya penutup.

Saat ini yang disebut tapas adalah piring-piring berisi makanan dingin dan hangat yang dihidangkan untuk menemani minuman, biasanya seperti wine, beer, vermouth, dan minuman lainnya. "Tapeo" atau aktifitas makan tapas biasanya mengambil waktu sebelum makan siang dan saat makan malam, dan terkadang dapat menggantikan makanan makan malam. 

Salah satu aspek istimewa dari tapas adalah karakter kebersamaannya. Biasanya tapas dimakan sambil berdiri secara bersama-sama di sebuah bar di mana orang-orang saling berbagi makanan dan berbincang-bincang. Terlebih lagi, pada beberapa daerah di Spanyol masih dipelihara kebiasaan ini dengan menghidangkan tapas gratis beserta minuman. Walaupun porsi makanannya berkurang, para klien tetap menghargai dan perut mereka turut berterima kasih.

Sebuah Bar di Basque Menghidangkan Tapas Untuk Pengunjungnya

*ditranslasikan secara bebas dari buku "Curso de Español Para Extranjeros: Nuevo eLe Intermedio" oleh Virgilio Borobio dan Ramón Palencia.


Ingin mencoba Tapas di Jakarta? Coba buka ini.

martes, 10 de mayo de 2011

Pesulap Rupa Barcelona Itu Bernama Gaudi

Colònia Güell
Casa Batlló
Salah Satu Wajah Barcelona: Rumah Vicens
Jika saat ini Pep Guardiola adalah orang yang paling dipandang atas prestasinya menangani klub besar di Barcelona, maka orang yang paling sering kita pandang karyanya di sudut-sudut kota itu adalah Antoni Plàcid Guillem Gaudí Cornet atau singkatnya Antoni Gaudi.

Pesulap Rupa Barcelona

Pria asal Tarragona yang dilahirkan pada tahun 1852 dari keluarga pengrajin metal, dikenal dengan gaya arsitekturnya yang selaras dengan alam. Misalnya patung yang terbentuk dari kawat besi yang dibengkokan, batu-batu konstruksi berukir, atau bentuk-bentuk organik. Bentuk-bentuk ini dipadankannya dengan batu-batu warna-warni yang kerap disusun seperti mosaik, sehingga menjadi ciri khas tersendiri kota Barcelona.

Karyanya yang paling dikenal dunia adalah Katedral "La Sagrada Familia" (keluarga kudus) yang ia mulai pada tahun 1884. Ia mengabdikan hidupnya selama 42 tahun kemudian untuk menyelesaikannya, namun bangunan ikon kota Barcelona itu tetap saja tidak terselesaikan hingga Gaudi meninggal pada usia 74 di tahun 1926.

Karya Megah Gaudi

Tidak hanya satu, beberapa karya Gaudi pun mendapat tempat sebagai status warisan dunia oleh UNESCO. Tahun 1984 adalah Parc Güell, Palau Güell, dan Casa Milà yang dinobatkan, sedangkan tahun 2005 daftar itu bertambah dengan bergabungnya La Sagrada Familia, Casa Vicens dan Casa Batlló, serta Gereja Colònia Güell.

Pesulap wajah kota Barcelona pun kini memiliki banyak pengikut. Karena keidentikannya dengan kota Barcelona, para pecinta Gaudi pun akhirnya membentuk sebuah komunitas pecinta seni, arsitektur, dan Barcelona bernama klub Gaudi & Barcelona


Park Guell di Barcelona

Palau Guell
Casa Milà

lunes, 9 de mayo de 2011

DELE

DELE (Diplomas de Español como Lengua Extranjera) adalah sebuah sertifikasi bagi masyarakat dunia untuk mengukur kemampuan berbahasa Spanyolnya. Kalau pada bahasa Inggris, ujian ini menyerupai TOEFL atau IELTS. 

Ada enam tingkatan ujian: A1, A2, B1, B2, C1, dan C2. Anda bisa dikategorikan mampu berkomunikasi Spanyol kelas dasar bila mampu menembus B1. Tingkat B2 menandakan kelas menengah, dan C2 berarti anda sangat mahir berbahasa Spanyol.

Pada tingkat A1 diuji percakapan dasar sehari-hari. Peserta ujian dituntut untuk mampu menceritakan tentang dirinya sendiri dan kehidupan sehari-hari. Pada tingkat A2, kemahiran untuk menceritakan hal-hal spesifik dalam kehidupan diuji. Misalnya tentang pekerjaan, belanja, atau pergi ke dokter.

Level B1 mengharuskan perserta ujian menguasai elemen-elemen dasar dalam berkomunikasi, sedangkan level B2 mengharuskan kandidat mampu mengaplikasikan bahasa Spanyol dengan lancar dalam kehidupannya.

Pada level C1, selain mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, peserta juga diharapkan sudah mampu menggunakan bahasa secara lebih spesifik lagi, dengan penggunaan struktur kalimat yang baik. Tingkat tertinggi C2 dapat diraih bila kandidat sangat mahir menggunakan bahasa Spanyol dengan turut menambahkan pendekatan budaya.

DELE biasanya dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun: Mei, Agustus, dan November. Tahun 2011 DELE akan diadakan pada 20-21 Mei, 19 Agustus, dan 18-19 November. Namun di Indonesia, penyelenggaraan ujian hanya 2 kali, yaitu bulan Mei dan November. Klik di sini untuk pendaftaran dan keterangan lebih lanjut.

Tinggal beberapa hari sebelum ujian, saya mengucapkan selamat belajar dan semoga sukses untuk semua peserta ujian DELE bulan Mei (termasuk saya sendiri)!

¡Que tengamos mucha suerte! (Good luck for us!)

lunes, 18 de abril de 2011

Festival Religi "La Semana Santa"

Dalam Bahasa Indonesia "La Semana Santa" berarti "pekan suci", yaitu hari-hari menjelang Paskah atau kebangkitan Kristus. Dengan konteks religinya, La Semana Santa telah menjadi sebuah festival religi terbesar yang dilaksanakan hampir di setiap jalan-jalan di Spanyol tiap tahunnya.

Anda tidak harus memeluk kepercayaan Kristiani untuk mengikuti perayaan ini. Cukup dengan informasi waktu dan rute-rute jalanan yang digunakan, anda bisa menyaksikan dua patung raksasa: Perawan Maria dan Yesus, diangkut oleh sejumlah orang menuju Katedral. Sekitar 40 orang pasukan pengangkut patung yang disebut costaleros mengenakan pakaian seperti orang-orang Ku Klux Klan, jubah panjang dan penutup kepala lancip (capirote), namun tidak ada hubungannya sama sekali dengan kelompok tersebut. Costaleros merepresentasikan para pendosa. Mereka berjalan tanpa alas kaki selama prosesi yang bisa mencapai 14 jam!
Perayaan di Zaragoza
La Semana Santa dimulai dari Domingo de Ramos (Minggu Palma) hingga Domingo de la Resurrección atau Pascua de Resurrección (Minggu Kebangkitan / Paskah). Sama seperti perhitungan tanggal internasional, pekan suci Spanyol tahun ini bermula dari tanggal 17 April hingga 24 April 2011. Namun perarakan biasanya hanya diadakan pada Jueves Santo (Kamis Putih) dan Viernes Santo (Jumat Agung). Pusat kegiatan festival untuk turis internasional tahun ini berlokasi di Cáceres (Extremadura) dan Murcia. Sedangkan turis dalam negeri akan dipusatkan di Badajoz (Extremadura).

Walau bernafaskan keagamaan, perayaan ini disemarakan oleh pentas seni seperti musik dan tari. Patung-patung yang diarak pun tidak sembarangan. Mereka dibuat oleh pemahat-pemahat ternama Spanyol. Setiap daerah di Spanyol memiliki gaya masing-masing dalam melaksanakan La Semana Santa sesuai dengan keunikan budaya tiap daerah. Daerah yang cukup populer dengan pelaksanaan festival ini adalah Sevilla dan Malaga.

Berikut cuplikan festival di Aragon, Andalucia, dan Catalan

PS: Oh ya, perayaan ini ternyata juga ada di Indonesia loh! Tepatnya di Larantuka, Flores.

sábado, 2 de abril de 2011

Negara Bebas Rokok

Seiring dengan pengesahan kebijakan anti tembakau sejak 2 Januari 2011 oleh Menteri Kesehatan Spanyol Leire Pajín, klub sepakbola Barcelona berniat menjadikan area stadion Camp Nou bebas rokok. Jika proposal ini disetujui, klub besar asal Catalan ini akan memberlakukan peraturan baru ini mulai musim depan.

Penandatanganan UU Anti Tembakau oleh Menteri Kesehatan Spanyol
Sejak tahun 2006, larangan merokok sudah diberlakukan di rumah sakit, sekolah, stasiun televisi, dan beberapa tempat umum lainnya di Spanyol. Undang-undang baru tahun 2011 ini mencakup pula tempat-tempat umum seperti bar, restoran, dan bandara, di mana orang-orang biasanya merokok. Bagi para pelanggar, denda sebesar 10.000 Euro (lebih dari 123 juta rupiah) harus dibayarkan pada negara.

Tentu saja kebijakan ini sempat menjadi kontroversi khususnya bagi pengusaha-pengusaha pusat hiburan seperti bar dan kafe. Kabarnya pendapatan mereka turun sampai 23,5%. Apakah kebijakan ini juga akan berpengaruh terhadap pendapatan FC Barcelona? Apa pendapat anda? (silahkan mengisi kolom komentar)

Kampanye Anti Rokok di Camp Nou

By the way... 
berikut adalah opini dari teman-teman di Spanyol:

"Dulu saya selalu pulang dari klub dengan pakaian berparfum tembakau. Hehehe.. Sekarang saya dapat menghirup udara segar dan bernapas dengan baik di restoran, klub, sekolah, dan bar. Itu adalah kebijakan yang sangat fantastis!" 
Jordi Jané, insinyur/model, Barcelona

"Saya sudah berhenti merokok selama 3 bulan. Jika saya masih merokok, tentu saja kebijakan itu akan menyiksa, tetapi sekarang itu adalah keuntungan untuk saya. Menurut saya itu adalah langkah yang absurd karena yang harus dilakukan adalah menghentikan penjualan rokok." 
Narciso González, petugas keamanan, Alicante

"Sejak peraturan itu disahkan, saya tidak lagi pergi ke bar. Saya tinggal di rumah untuk minum, bermain Xbox, dan tentu saja saya bisa merokok kapan saja di rumah."
Gerard Rufi Pena, mahasiswa, Barcelona

"Perbedaan utama adalah sekarang tidak boleh merokok di tempat umum, harus keluar ke jalan untuk merokok. Implikasinya adalah orang-orang meninggalkan bar tanpa membayar dengan mengatakan bahwa mereka ingin merokok."
Carlos Gómez, IT, Madrid

"Saya merasa senang akan hal tersebut walaupun menurut saya itu adalah sebuah isu untuk menghibur kami, dan kami melupakan isu-isu lain yang lebih penting di negara ini."
Sergio Gomez Martin, Teknisi, Martorell

Kesimpulannya...
Spanyol tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Ada saja orang yang "iseng" pergi tanpa bayar, atau fenomena pengalihan isu dengan isu lainnya. Perbedaannya, mereka menghormati peraturan yang ditetapkan dan pengawasannya dengan tegas dilaksanakan. 

No Fumar? No hay problemo?
(Tidak merokok? Tidak ada masalah?)